TERLENA

 

Nampak hijau

yang kupandang

Rasa manis

yang kukecap

Sinar terang

yang kutuju

Semerbak wangi

yang kubaui

Duh duh duh Gusti

Engkau yang tak terindera

Hanya sesekali saja

Terlintas di alam pikirku

Bahkan kadang-kadang

Tak sedetik pun

Waktuku untuk-Mu

Sebutan apa lagi

tersemat di namaku

selain Si Kufur

Ampun Gusti

Aku ingin mencintai-Mu

By umihs Posted in Puisi

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s