Nampak hijau
yang kupandang
Rasa manis
yang kukecap
Sinar terang
yang kutuju
Semerbak wangi
yang kubaui
Duh duh duh Gusti
Engkau yang tak terindera
Hanya sesekali saja
Terlintas di alam pikirku
Bahkan kadang-kadang
Tak sedetik pun
Waktuku untuk-Mu
Sebutan apa lagi
tersemat di namaku
selain Si Kufur
Ampun Gusti
Aku ingin mencintai-Mu